OPINI OLEH : ANTONIUS BOMA
MAKASSAR KABAR WEDAUMAU.NEWS Generasi penerus dari papua barat adalah penentu masa depan bangsa yang sedang memerkusi diatas tanah dan kekayaan sendiri. Maka kawan jaga dirimu itu lebih baik dari pada yang lain. Sebab dirimu sangat berharga atau sangat singnifikan dari pada segalah sesuatu yang ada dibawa kolom angit ini.
Apa lagi sekarang kita melihat realita yang sedang terjadi dari sejak tahun 1961 sampai detik ini tahun tahun 2018 itu, pemerkosaan, pembunuhan, mentimidasi, pencurian, dimana – mana ini. Dan dari orang tua kami memberikan rasa tanggun jawan kepada kami generasi muda maka marilah kawan kita mencobah untuk bertanggun jawab.
Segalah genosidah yang terjadi diatas tanah papua kita melihat mata kepalah sendiri baik itu krisis kemanusian, krisis kosmos, baik itu dari mikro sampai makro tetapi kenapa kami generasi penerus bangsa west papua sebagian besar tinggal diam.
Namun semuanya ini kita sendiri mengaksikan tetaapi kita sendiri pun kenapa tidak bisa sadar kembali lalu selalu teman maka teman, keluarga makan keluarga dan adik makan kaka dan lain sebagainya namun selalu cepat terpengaru dengan budaya barat.
Dan kawan kita sekarang melihat sejarah penindasan Indonesia terhadap bangsa west papua bahwa sementara kami dibawa naungan Indonesia tetapi kenapa Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan polisi republic Indonesia (POLRI) selalu memerkusi terhadap rakyatnya sendiri.
Penindasan selalu terjadi dinama – mana internal kepulauan papua karena mereka masih mempertahankan perkataan presiden pertama bernama Sukarno Hatta pada saat dia mengesahkan Badan pengelidik usaha – usaha persiapan kemerdekaan Indonesia (BPUPKAI) dan pembentukan persiapan kemerdekaan Indonesia (PPKI).
Waktu itu, dia wilaya atau ras yang termasuk dalam Negara kesatuan Republik Indonesia ini hanya sabang sampai amboena atau ambon, biarlah ras malanesia yang ada irian barat terbelakan atau tertinggal, mereka sendirilah yang menentukan nasib sendiri dari belakan, Kata Sukarno”.
Namun kami bisa manivertasikan kepada merekan bahwa kenapa kalian setiap detik penindasan, pemerkosaan pembunuhan, pencurian diaman – mana pada hal kami juga bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia….?
Dan presiden pantas untuk mengatakan seperti begitu kawan karena kita melihat realitanya meman ada banyak perbedaan kami malanesia terhadap mereka melayu. Perbedaan kami terhafdap mereka yakni perbedaan Kulit, rambut, bangsa, bahasa, ras, budaya dan adat stiadat.
Oleh sebab itu, kawan pepata pun mengtakan bahwa segalah sesuatu anda memerlukan atau memperjuangkan ini bukan individu atau sebuah kelompok tapi itu demi bangsa dan Negara maka kalau bukan kalian sendiri siapa lagi dan bukan sekarang kapan lagi jadi marilah kawan –kawan generasi penerus papua barat, kita bergandeng tangan demi mencoba untuk berjuang demi rakayat yang sedan tertindas ini, Kata pepata”.
Sekarang kami melihat lebih kedalamnya itu mereka menggabungkan kami dalam RI karena mereka melihat dengan segalah kosmos yang ada diatas tanah papua, maka solusi dari kami hanya satu yaitu menentukan nasib sendiri bagi kami bangsa weat papua.
Namun kawan – kawan mohon ingat sepata kata yang terakhir ini. Kepulauan papua ini milik siapa..? kepuauan papua adalah milik kaum muda mudi papua maka alangka baiknya kita sendirilah yang mengelola segalah sumber daya alam yang ada diatas tanah papua karena itu milik ras malanesia bukan ras melayu, Meningatkan”.
SALAM PEMBEBASAN KAWAN.
Pewarta : Antonius Boma
Admin :elias maipaiwiyai degei

SELAMAT KOMENTAR