SELAMAT DATANG BERKUNJUNG DI BLOG " YEWOPO WEDAUMA"
Type Here to Get Search Results !

KAMI KELUAGA BESA MAHASISWA PAPUA KAMASAN DIKOTA STUDY MAKASSAR MENGUCAPKAN SELAMAT HARI PASKA MEMPERINGATI KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS.



 

fotografi astikes yesus kristus

  Kasih Allah-Ku Sunggu Telah  Terbukti ketika Dia Serakan Anaknya Kasih Allah Hari ini adalah  memperingati perstiwa perjuangan Tuhan Yesus kristus untuk anak manusia menyerahkan nyawa atas kesalahan anda dan saya mengelamatkan dan menyapuskan dosa dosa .
Karena begitu besar kasih Allah akan Dunia ini, sehingga ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya Kepada Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.
Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan.
Perayaan Paskah adalah peristiwa yang membuktikan bahwa Yesus adalah pribadi seperti yang Ia klaim. Dia adalah Tuhan yang menjadi manusia, dan Dia datang ke Dunia ini untuk menyelamatkan kita. Dan itu artinya Dia harus mati bagi kita.
Setelah semalaman dipukuli dan diejek, setelah dimahkotai dengan mahkota duri yang menyiksa, Yesus disalibkan. Penyaliban mungkin merupakan hukuman paling menyiksa dan brutal yang pernah dibuat manusia. Tangannya direntangkan selebar salib dan dipaku diantara dua tulang di pergelangan tangannya.
Ketika paku itu menghujam dagingnya, paku itu akan menusuk saraf yang ada ditangannya dan menyebabkan rasa sakit yang amat hebat.
Jika Anda digantung dengan cara ini dalam beberapa waktu lamanya, otot-otot di sekitar rongga dada Anda akan menjadi lumpuh. Anda bisa bernafas tetapi Anda akan sulit menghembuskan nafas.
Mati di kayu salib tidak hanya mengalami sesak nafas, sebaliknya orang-orang Roma tidak ingin membuat orang yang disalib mengalami kematian yang mudah. Mereka membuat kaki orang yang disalib agak ditekuk dan memakunya di kayu salib itu.
Jadi orang yang disalib akan merasakan kesakitan mutlah sampai rasanya seperti membuat dada ingin meledak, lalu ia akan mengangkat dirinya untuk menarik nafas. Hingga akhirnya rasa sakit dikakinya tidak bisa ditahan lagi dan dia menggantungkan berat badannya pada tanggan namun hal itu membuatnya sesak nafas.

Mengapa Yesus harus mati? Karena hanya Dia yang bisa membayar lunas dosa-dosa manusia. Anda dan saya layak dihukum, tetapi Yesus membayar hukuman itu dengan memberikan diri-Nya sendiri untuk menyelamatkan kita. Karena itulah, kita bisa mengamini kebenaran ini : "Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah"
Kita ditebus dari maut bukan karena layak, namun karena kasih Tuhan yang begitu besar atas kita. Dia mengaruniakan kepada kita keselamatan melalui Yesus Kristus.

Warta :maipaiwiyai
Admin :wedauma news

Tags

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.