![]() |
| Geografi: bersama keluarga besar ipmapan Makassar |
MENYALAMI KRISIS MAHASISWA PANIAI SE INDONESIA TUNTUTAN KEPADA DINAS SOSIAL
Kritis setiap mahasiswa asal paniai sedang mengalami kirisis dituntut kepada pemerintah paniai . sedang sakit hati setiap badang pengurus , sedang menunggu kedatangan pemda paniai sampai saat ini tak ada kabar gembira bagi mahasiswa se indonesia .
Apakah peduli terhadap mahasiswa paniai atau di biarkan seperti orang gila, kami mahasiswa menuntut kepada dinas sosial ,meminta hak kami segera alokasikan dana pendidikan.
Kami sebagai mahasiswa kebutuhan banyak nunda seperti KKN , WISUDA DAN TEMPAT TINGGAL bahkan kebutuhan lain , kami sebagai badan pengurus merasa tersakit hati karena belum ada berikan hak kami .
Untuk itu, kita sebagai mahasiswa of agen perubahan mari kita satukan . menghasilkan solusi terhadap permasalahan ini .
Mahasiswa Paniai yang sedang mengenyam Pendidikan Tinggal di sePapua maupun Se Indonesia sedang menunggu kedatangan Pemerintah Kabupaten Paniai khusus Dinas Sosial. Karena Mahasiswa menilai Pemda Kabupaten Paniai sangat terlambat sekali pada hal danah tersebut itu sdh alokasikan dari tiga bulan lalu, tapi sampai hari tidak ada kabar .
Kami mahasiswa asal paniai kecewa dengan dinas sosial kabupaten paniai mengalokasikan dana pendidikan atau dana studi akhir serta uang pemondohkan .
kabupaten lain itu sudah bagikan sedangkan kabupaten paniai krisis biaya penghinapan (tempat tinggal), biaya pendidikan dan lainnya. Se mahasiswa /I asal paniai diKota Studi yang tinggal di Kontrakan telah dikeluarkan dari kontrakannya. Dengan masalah utamanya adalah telah berakhir masa kontrakannya (belum bayar),
Maka Mahasiswa Paniai Se-Indonesia pertanyakan “Dimanakan Pemda Paniai (Dinas Sosial) sebagai Orang Tua kami”, itu kata mereka (Mahasiswa Paniai Se Indonesia), dengan penuh tangisan kesedihan agar Pemda setepatnya kami badan pengurus selalu repon ke Dinas sosial tapi tanggapan dari pemda paniai adalah janji palsu.
Dengan melihat hal ini Mahasiswa pertanyakan dimanakah titik berat persoalannya sehingga Pemda lambat menyerahkan dana Pendidikan kepada Mahasiswa Paniai disetiap Kota studi yang ada. Mahasiswa Paniai se Indonesia penuh berharap agar dana segera dicairkan secara langsung (chas) atau Pemda Paniai turun dikota Studinya masing-masing.
Kami sebagai badan pengurus ikatan maupun from ,kecewa dengan dinas sosial karana kami punya anggota terpecah belah dan menitip kekontrakan lain mereka terima hanya satu bulan. Menjadi pertanyaan saya menyapa orang tua kami ada tapi , dibiarkan kami sebagai putra putri aset paniai generasi muda bangsa dan negara dan pemerintah, pendidikan,penetu kedepan membangun.
SOLUSI DARI KAMI MAHASISWA.
Mahasiswa telah menyepakati, tutung aksi untuk mogok aktivitas kantor kantor karena hak mahasiswa belum dapat maka mahasiswa harus cari jalan keluar .
Jika Pemda Paniai, abaikan tuntutan Mahasiswa Paniai Se Indonesia, maka,masalah ini selesaikan dari proses hukum. serta akan siap membawa masalah melalui mekanisme hukum untuk membuktikan siapa yang salah dan benar.
Mahasiswa pun siap melakukan penangkapan kepada pihak-pihak berwenang didalam masalah ini.
Sebab Mahasiswa menilai tindakan pemerintah tahun 2018 ini adalah tindahkan sewenang-wenang tanpa melihat kondisi Mahasiswa dilapangan.
Akhir kata, “Harap melakukan pengalokasian dana secepat mungkin menjaga nama baik itu sangat penting dari pada harga diri jauh .
Tidak ada problem antara mahasiswa dan Pemda Paniai (Dinas Sosial).
Warta :ELIAS DEGEI
Editor : admin


SELAMAT KOMENTAR