![]() |
| fotogerafer pada saat tahan mata asrama papua makassar pada tanggal 20 -08 2019 |
Kami Mahasiswa papua dan papua barat sedang menungu kedatangan orang tua kami dalam hal pemerintah papua dan papua barat di halam asramah papua mulai dari tadi malam jam 7.00 sampai saat ini juga masih berada lingkungan asrama papua kota studi makassar .
kami masih bergadai dan kami mahasiswa papua sangat apersiasi kepada gubernur papua dan papua barat masalah ini bukan kecil selalu itimidasi ,kapitalisme ,impralisme yang lakukan tradap kami mahasiswa mengontrol keadaan kami sangat tidak terima kata monyet jadi pemerintahan harus tanggapi baik .karna kenah sasaran adalah mahasiswa papua generasi mudah suatu saat persiapan pemimpin bangsa papua tolong hamankan generasi yang sedang tuntut pendidikan .
gubernur susel mengutus kehamanan menjaga kami sampai sekarang juga dan kondisi makassar masih memanas dalam lingkungan asrama maupun linkungan masyarakat dan kata polda sulawesi selatan mengatakan bahwa siap melingdungi mengajomi mahasiswa papua lebih kusus asrama papua dan juga piak kehamanan kataan bahwa jangan keluar dari lingkungan asrama papua .
Kami mahasiswa menunggu kedatangan bapak gubernur papua kontrolin setiap kota studi yang ada diluar papua baik semaran ,surabaya bahkan makassar sebagai bapak kami tolong ambil kebijakan impelementasi dalam hal ini tangani masalah yang terjadi kata monyet itu ideologi orang papua hancur harga diri dan martabat bangsa papua .
Oleh sebab itu kami dari mahasiswa papua tegaskan kepada pemerintah papua segera melihat anak anak yang sedang itimidasi dari piak tni poli dan ormas ,tradap mahasiswa papua baik dari sejawa bali ,sesulawesi harus tangapi kelasifikasi masalah ini harga diri dan martabat ,kalau pemerintah papua tidak tangpi aspirasi kami maka kami mahasiswa siap tompah darah tanah orang dan juga kalau meman butukan generasi maka kami sebagai persiapan aset pemimpin bangsa dan negara.
Maka dengan itu teman teman kami di tankap oleh TNI –PORLI harus keluarkan dari pores malan ,surabaya kami adalah aset persiapan bangsa papua kalau kawan kawan kami yang ada di tahanan segerah bebaskan .Kami mahasiswa papua di kota studi makassar siap pulang ketanah air tidak mau dengar kata monyet masalah ini bahwa proses umum kami di rasisme yang punya harga diri dan martabat .
Kami sebagi bangsa monyet cukup mendengarkan kata kata yang tidak menenankan kepada kepada orang papua dan juga negara ini berumur 74 tahun kapan berubah tindakan yang lakukan ini tidak memanusiawi .
Oleh sebab itu negara ini satu ideologi yaitu pancasila binekatunggal ika artinya tetap berbeda tapi satu jiwa kenyatahan yang terjadi dalam kehidupan sehari hari selalu itimidasi rasisme kami mahasiswa papua tidak tenan hati kami ,maka dengan itu sebagai solusi bahwa mahasiswa papua seindone setiap kota studi masing masiang dikata bangsa monyet siap pulang ketanah air .
Warta :maipaiwiyai degei
Editor : admin


SELAMAT KOMENTAR